Rabu, 14 Oktober 2015

tugas Morfologi kedua



Nama  :Vina Gustriana
Npm    : 146211247
Kelas   : 3f bahasa IndonesiaTugas kedua Morfologi

1.      Apakah  yang dimaksud dengan bentuk linguistik (Muslich) dan satuan gramatik(Ramlan)? Beri penjelasan dan contoh !
Jawab: Bentuk linguistik yaitu morfologi adalah bidang linguistik  yang  mengidentifikasikan satuan-  satuan dasar bahasa (morfem) sebagai satuan gramatikal. Misalnya berpesta yaitu [ber-]  dan  [pesta].
Satuan gramatik (morfem)  itu tidak dapat lagi menjadi satuan  yang  lebih kecil yang  bermakna. Seperti morfem bermain terdiri dari dua morfem yaitu morfem ber dan morfem main.

2.      Berikan definisi morfem  (Morpheme)  menurut para ahli  yang  anda baca !
Jawab: Morfem adalah salah satu  unit  gramatikal terkecil  yang  tidak mempunyai satuan  lain  selain unsurnya (Ramlan, 1983:26).
Morfem adalah satuan bentuk terkecil  yang  mempunyai arti (Alwasilah, 1983: 10).
Morfem adalah komposit bentuk pengertian   yang  terkecil  yang  sama atau mirip  yang  berulang (Samsuri, 1982:170)

3.      Muslich  2008  danChaer 2008  membagi morfem kedalam beberapa jenis, apa saja jenis morfem  yang  dimaksud?  Berikan contoh dan penjelasan ?
Jawab :Beberapa jenis morfem
1.      Berdasarkan kebebasannya untuk dapat digunakan langsung dalam pertuturan dibedakan adanya morfem bebas dan morfem terikat. Morfem bebas adalah morfem  yang  tanpa keterkaitannya dengan morfem  lain dapat langsung digunakan dalam peraturan .  misalnya morfem {masak},{sapu}, dan {lari}.
Morfem terikat adalah morfem  yang  harus terlebih dahulu bergabung dengan morfem  lain  untuk dapat digunakan dalam pertuturan. Morfem terikat yang  berupa morfem dasar, seperti {jalan}, {lari}, dan {putar}. Untuk dapat digunakan morfem ini terlebih dahulu diberi afiks atau digabung dengan morfem lain, {jalan}berjalan, {lari} berlari, {putar} berputar.
2.      Berdasarkan keutuhan bentuknya dibedakan adanya morfem utuh dan morfem terbagi.  Morfem utuh secara fisik merupakan satu kesatuan  yang  utuh.  Morfem terbagi adalah morfem  yang  fisiknya terbagi atau disisipi morfem  lain.
3.      Berdasarkan kemungkinan menjadi dasar dalam pembentukan  kata. Morfem dasar dan morfem afiks.  Morfem dasar yaitu morfem  yang  dapat menjadi dasar dalam suatu  proses  morfologi. Misalnya {beli}, {makan}, dan {merah}. Morfem afiks yaitu tidak dapat menjadi dasar,  melainkan hanya sebagai pembentuk . Misalnya morfem {me}, {-kan}, dan {pe-an}
4.      Berdasarkan  jenis morfem  yang  membentuknya dibedakan adanya morfem  segmental  dan suprasegmental. Morfem segmental   adalah morfem  yang  dibentuk oleh fonem- fonem segmental. Misalnya morfem { lihat}, {ter-}, {sikat}, dan{-lah}.
Sedangkan suprasugmental adalah morfem  yang  terbentuk dari  nada, tekanan,  durasi, dan intonasi.
5.      Berdasarkan kehadirannya secara konkret dibedakan adanya morfem wujud dan tanwujud. Morfem wujud adalah morfem  yang  secara nyata ada. Tanwujud adalah kehadirannya tidak nyata.
6.      Berdasarkan ciri semantik dibedakan adanya morfem bermakna leksikal dan morfem tak bermakna leksikal.  Misalnya {makan}, {pulang}, dan {pergi}  termasuk morfem bermakna leksikal. Morfem afiks seperti  {ber-}, {ke}, dan  {ter-}  termasuk morfem tak bermakna leksikal.

4.      Proses  pembentukan  kata  dalam bahasa  Indonesia  terdiri dari afiksasi, rediplikasi, dan komposisi.  Berikan contoh relevan !
Jawab:
Afiksasi adalah  proses  pembentukan  kata  kompleks dengan cara penambahan afiks pada bentuk dasar.  Contohnya:  - di + makan = dimakan,  -makan + -an = makanan, -ke- + -an + hujan =  kemalingan.
Reduplikasi (pengulangan)  yaitu   proses  pembentukan  kata  dengan mengulang satuan bahasa baik secara keseluruhan maupun sebagian. Contoh: tamu- tamu,  mobil- mobil.
Komposisi (pemajemukan)  yaitu penggabungan dua  kata  atau lebih dalam membentuk  kata. Contoh: tanggung+ jawab =tanggungjawab , rumah+ sakit = rumah sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar