1. TEKNIK MENIRU
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke salemba
Sore itu
Ini dari kami bertiga
Pita hitam dari karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
(Taufiq
Ismail, Tirani, 1966)
Doa
Dua tanganku menadah
Setiap hari aku memohon kepada-Mu
Setiap hari
Ini doa dari hati ku
Doa yang tulus ku panjatkan
Sebab aku anakmu
Bagi ayah, ibu yang aku sayangi
Setiap hari
(Vina
Gustriana)
2. TEKNIK KEINGINAN
Senyum yang ku nanti
Senyum yang kunantikan, yang ingin selalu tersenyum
melihat ku
Tak
sabar ingin melihat senyum itu
Ya, senyum melihat bagaimana akhir perjuangan ku
berakhir
Ayah, Ibu
Aku ingin melihat senyum kalian dengan mengucapkan
“selamat anakku sayang”
Kesuksesanmu
3. TEKNIK AWAL MIMPI
Kembalilah
masa kecilku
Masa kecil…
Masa yang aku rindukan
Masa yang tidak mengenal bosan, lelah, kecewa
Aku lelah hidup seperti ini …
Aku ingin kembali ke masa kecilku
Di mana aku………
Tak tahu kerasnya hidup
Yang aku tahu
Makan, tidur, dan bermain
Tanpa ada memikirkan kerasnya hidup
Namun itu tidak mungkin
4. TEKNIK MENGIBARATKAN
Nelfi
Nelfi adalah teman ku
Lucu, gemuk, manis, dan
cantik
Dia bagaikan bantal
yang empuk
Enak dipeluk,
Nelfi….
Terkadang kamu lucu
Bagaikan badut yang
sedang menghibur anak-anak
5. TEKNIK MENJELMA SESUATU
Batu
Aku ingin menjadi
sebongkah batu
Keras, kokoh
Aku ingin menjadi
seperti itu
Tahan dengan kerasnya
hidup
Kokoh dengan persaingan
untuk unggul
Dan aku mampu akan
menjadi seperti batu
Untuk menjadi sosok
yang kuat dan kokoh
6. TEKNIK MENULIS SUARA
Kipas
angin
Wuuushhh wuusshh
Begitu kipas ku
hidupkan
Udara yang begitu segar
menerpa ku
Meskipun sedikit
berbunyi
Wuuushhh wuuusshh
Demikian bunyi kipas
angin yang ku dengar
Tapi tidak mengapa
suara yang sedikit mengganggu
Angin yang kencang
membuat aku sedikit nyaman
7. TEKNIK PENGGAMBARAN
Daun yang berjatuhan
Kokoh ketika engkau masih muda
Dan gugur ketika engkau telah tua
Tetapi, keindahan tetap kau miliki
Ketikapun engkau gugur
Sore ini……
Tanpa sengaja aku melihat engkau jatuh
Begitu indah kau jatuh dengan diayunkan oleh angin
Kuasa-Nya tiada yang dapat mengalahkan
8. TEKNIK NARASI
Aku yang telah lelah hidup
Jika aku boleh memilih
Aku tidak ingin lahir
ke dunia ini,
Karena, begitu
menyakitkan dengan kehidupan ku ini
Aku tahu………….
Hidup tidak akan
terlepas dari cobaan Sang Khalik
Tetapi, aku begitu
lelah
Bagaimana, aku bisa
bertahan dengan hidup seperti ini
Kekhilafan ku yang
telah lalu
Membuat aku bisa
berubah menjadi manusia yang tak ada artinya
Aku tahu………….
Kita harus mensyukuri
kehidupan ini
Tapi, ini titik
kelelahanku
Aku lelah, lelah, untuk
hidup
9. TEKNIK MUSIK PENGIRING
Katakan
dengan indah
Lagu yang ku dengar
Bagaimana mengungkapkan
sebagian dari apa yang aku rasakan
Rasa yang aku alami
Mendengarkan lagu ini
Sedikit membuat aku
merasa lega
Setelah semua menahan
sesak di dadaku
Merasa lagu ini
mengungkapkan sebagian jiwaku
10. TEKNIK BERSANDAR PADA ALAM
Angin
Hembusan mu meyegarkan
Tanpa kamu mungkin kami
mati
Angin……..
Tak terlihat namun bisa
ku dengarkan
Tak berwujud namun
masih bisa ku dengar dengan sayu-sayu
Aku bertanya ?
Jika kamu berwujud
Seperti apakah kamu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar